Penasaran Bagaimana Cara Mencari Laba Usaha? Simak Di Sini

Anda memulai usaha dan bisnis? Pasti tujuan utamanya mencari laba dan keuntungan. Iya, kan? Nah, karena Anda sedang mencari laba, maka Anda perlu paham bagaimana cara mencari laba usaha Anda. Tanpa tahu cara menghitung laba, maka Anda tidak tahu seberapa besar potensi laba dan keuntungan usaha yang Anda jalankan. Tidak mau kan, menjalankan bisnis tapi Anda tidak tahu seberapa besar potensi laba usaha yang Anda jalankan?

Apakah laba bersih sama dengan laba usaha? Laba bersih adalah laba usaha Anda yang sesungguhnya. Hanya laba bersih yang bisa Anda gunakan untuk keperluan pribadi Anda dan keluarga.

Mau tahu bagaimana cara menghitung laba usaha? Simak panduan mencari laba usaha yang kami sajikan dalam artikel ini.

Cara mencari laba usaha

Bagaimana cara menghitung laba usaha adalah pertanyaan yang wajib Anda jawab jika Anda ingin sukses membangun usaha dan bisnis jangka panjang.

Mengetahui seberapa besar potensi keuntungan usaha akan membuat Anda semangat dan antusias menjalankan usaha tanpa merasa malas dan bosan. Ibarat orang dalam perjalanan Anda sudah tahu apa tujuan perjalanan yang Anda lakukan, maka Anda akan lebih mudah mencapai impian dan tujuan bisnis Anda.

Bisnis atau usaha tidak bisa terlepas dari penjualan usaha Anda. Lantas, bagaimana cara menghitung penjualan kotor?  Penjualan kotor suatu usaha dikenal dengan istilah omset, yaitu seluruh penjualan yang anda peroleh dalam periode tertentu. Baik penjualan cash ataupun penjualan kredit.

Misalnya:

Pada bulan Desember ini usaha Anda membukukan penjualan sebesar 1.500.000 . Maka, ini adalah penjualan kotor Anda. Penjualan ini dikenal dengan istilah omset usaha. Jadi, omset ini ya penjalan kotor .

Baca juga: 4 Usaha Dagang yang Laku Tiap Hari. Buktikan!

Bagaimana cara menghitung keuntungan

Dalam usaha dan bisnis apapun, laba usaha terbagi menjadi 2. Yaitu laba bersih dan laba kotor. Masing-masing dari laba berih dan laba kotor memiliki cara perhitungannya masing-masing.

Anda perlu mengetahui dan mendalami perhitungannya.

Mengapa?

Agar Anda tidak salah dalam menghitung. Bila Anda salah dalam menghitung, maka berpotensi membuat Anda salah menetapkan harga jualnya. Akibatnya, Anda menjual terlalu mahal.

Sehingga bisnis Anda tidak mampu bersaing dengan kompetitor . Atau sebaliknya, Anda menjual terlalu murah. Sehingga profit (laba) Anda sangat tipis.

Akhirnya Anda tidak mampu menutup biaya operasional usaha Anda. Sehingga Anda mengalami kerugian yang nyata.

Cara menghitung laba bersih dan rumusnya

Sebelum menghitung laba bersih, Anda perlu tahu apa itu laba bersih? Laba bersih adalah selisih antara penjualan dan laba kotor setelah dikurangi dengan semua biaya. Mulai dari biaya operasional dan biaya non operasional.

Sebelum Anda tahu rumus laba kotor dan menghitungnya, Anda perlu mengenal apa itu laba kotor? Yuk, simak penjelasan tentang apa itu laba kotor.

Cara mencari laba kotor

Laba kotor adalah selisih penjualan dengan semua biaya yang perlu dikeluarkan untuk menghasilkan produk barang atau jasa.

Anda bisa menuliskan pengertian laba kotor ini dalam rumus sederhana sebagai berikut:

Laba kotor = penjualan bersih – hpp (harga pokok penjualan)

Contoh:

Penjualan                                   : 5.000.000

Hpp (harga pokok penjualan)     : 2. 500.000

Maka, perhitungan laba kotor : 5.000.000 – 3.750.000 = 2.500.000

Nampak laba kotor nilanya besar sekali. Iya, kan? Tapi jangan salah. Ini baru laba kotor usaha Anda. Laba kotor ini tampak besar karena belum dikurangi biaya-biaya yang sudah Anda keluarkan untuk menghasilkan penjualan.

Baca juga: Cara Menghitung Harga Jual Makanan Ringan. Mudah dan Praktis!

Cara menghitung laba bersih

Cara menghitung laba bersih

Kini Anda sudah bisa menghitung laba kotor usaha Anda. Berikutnya Anda perlu belajar menghitung laba bersih bisnis Anda.

Laba bersih adalah laba usaha Anda setelah dikurangi semua biaya operasional. Baik biaya operasonal langsung atau biaya tidak langsung.

Misalnya saja, untuk menghasilkan penjualan 5.000.000 Anda telah mengeluarkan biaya-biaya sebagai berikut:

Biaya tenaga kerja                        : 750.000

Biaya listrik dan telepon                : 250.000

Total biaya operasional                 : 1.000.000

Maka Anda bisa menghitung laba bersih sebagai berikut:

Laba bersih = laba kotor-biaya operasional

Laba bersih = 2.500.000 – 1.000.000 = 1.500.000

Maka, laba bersih usaha Anda sebesar 1.500.000

Laba bersih ini bisa Anda gunakan untuk :

Mengembangkan usaha Anda

Bisa Anda gunakan untuk keperluan Anda sehari-hari

Manfaat mengetahui laba usaha

Ada beberapa manfat mengetahui laba usaha bagi Anda antara lain:

  • Mengetahui potensi keuntungan usaha Anda
  • Sebagai pertimbangan untuk melakuka scale up
  • Sebagai pedoman untuk mengembangkan usaha
  • Pertimbangan untuk mengambil investor

Kesimpulan

Membangun usaha dan bisnis adalah salah satu ikhtiar kita untuk mencari uang. Uang sangat kita butuhkan untuk membayar kebutuhan apapun. Usaha dan bisnis Anda jalankan dalam rangka untuk memperoleh hasil berupa laba dan keuntungan.

Laba inilah yang akan menjadi modal mengembangkan usaha Anda. Agar usaha yang Anda jalankan memperoleh laba yang besar, maka Anda perlu memilih usaha yang tepat. Memulai usaha yang tepat akan mengantarkan Anda pada kesuksesan.

Maka, sebelum memulai usaha, pastikan usaha Anda memiliki pasar yang spesifik. Potensi keuntungannya tinggi. Cara memperolehnya gampang dan Anda bisa menjualnya dengan mudah.

Namum, sebelum Anda terjun ke dunia usaha, Anda perlu tahu bagaimana cara mencari laba usaha. Tanpa tahu bagaimana cara menghitung laba usaha, maka Anda akan mengalami kebingunan menghitung seberapa besar potensi keuntungan usaha Anda.

Dengan mengikuti panduan di atas, maka Anda akan mengalami kemudahan menghitung potensi usaha Anda. Anda juga bisa membuat proyeksi usaha Anda dalam 3 tahun ke depan. 

Bagikan:

Leave a Comment