Cara Menentukan Harga Jual Produk Makanan agar Untung Berlipat

Sebagai seorang pengusaha Anda perlu  tahu bagaimana cara menentukan harga jual produk makanan yang Anda jual. Tanpa menentukan harga jual produk makanan, Anda tidak tahu seberapa besar potensi keuntungan yang akan Anda kantongi.

Berapa persen ambil untung jualan makanan? Jenis usaha makanan memiliki pangsa pasar yang luas dan tingkat keberhasilan yang tinggi. Rata-rata penjual makanan mengambil untung 30% hingga 100%. Tergantung di mana Anda menjualnya. Tempat Anda berjualan juga mempengaruhi harga jual Anda.

Mau tahu apa saja yang termasuk dalam teknik menentukan harga jual? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Cara menentukan harga jual produk makanan

Bagaimana Anda menentukan harga jual produk agar mendapatkan keuntungan yang diharapkan? Banyak pedagang yang lalai untuk mendalami pentingnya mengetahui cara menentukan harga jual produk makanan bagi pedagang dan pengusaha.

Tanpa mengetahui hal ini, maka mereka seperti melakukan sesuatu yang tidak mereka pahami. Maka, memahami konsep harga pokok, biaya-biaya, prosentase laba  dalam rangka untuk menentukan harga jual yang wajar dan menguntungkan sangat penting bagi Anda yang terjun di dunia usaha dan perdagangan.

Baca juga: 5 Resep Makanan Unik dan Kreatif untuk Dijual. Laku Keras. Buktikan!

Mengapa perlu menentukan harga jual produk

Sebuah pertanyaan penting yang harus bisa Anda jawab mengapa Anda perlu menentukan harga jual produk makanan Anda? Sungguh, jawabannya sangat sederhana. Yaitu agar Anda bisa mengumpulkan profit (laba) dan pundi-pundi rupiah untuk membangun aset jangka panjang. 

Bukankah orang kaya adalah orang yang memiliki aset yang menghasilkan (produktif). Bukan aset diam apalagi hanya membeli   aset agar terlihat kaya.

Rumus menentukan harga jual makanan

Agar Anda bisa menentukan berapa harga jual produk makanan Anda, maka Anda perlu membuat rumus menentukan harga jual makanan.

Berikut rumus sederhana menentukan harga jual makanan Anda:

Menghitung biaya produksi secara rinci

Agar usaha Anda memperoleh profit (laba), maka Anda perlu tahu berapa besar biaya produksi yang Anda keluarkan. Sehingga Anda bisa menentukan harga jual.

Sederhananya adalah:

Harga jual makanan = bahan baku modal + (bahan baku modal x keuntungan yang Anda inginkan)

Misalnya Anda memulai usaha jualan ayam goreng. Untuk menjual sepotong ayam goreng Anda memerlukan biaya 5.000,-. Sedangkan Anda menginginkan keuntungan sebesar 30%. Maka, perhitungannya adalah:

Harga jual makanan = 5000,- + (5000 x 40%)= 7000,-

Sehingga Anda bisa menjual setiap potong ayam goreng Anda dengan harga 7.000,-

Menetapkan persentase keuntungan

Sebagai pengusaha Anda pasti ingin memperoleh keuntungan yang besar. Maka, Anda perlu menentukan berapa besar keuntungan yang Anda inginkan.

Berikut perhitungan sederhana untuk menentukan persentase keuntungan:

Margin yang Anda inginkan = (harga jual produk – harga modal) / harga jual

Misalnya Anda akan memulai jualan martabak terang bulan. Untuk menghasilkan sebauh terang bulan, Anda memerlukan biaya 15.000,-. Anda ingin memperoleh laba 5.000,-. Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut:

Margin yang Anda inginkan = (20.000 – 15.000) / 20.000 = 35%

Jadi, dengan harga beli 15.000,- dan Anda menjualnya 20.000,- Anda memperoleh keuntungan sebesar 5.000,-.

Angka 5.000,- ini adalah 35% dari 20.000,-

Baca juga: Usaha Cilok Kekinian yang Menggiurkan. Peluang Laba dari Rumah

Manfaat menentukan harga jual makanan

Banyak sekali manfaat yang akan Anda peroleh bila Anda bisa menentukan harga jual makanan Anda.

Berikut beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan karena telah menentukan harga jual makanan Anda dengan baik dan benar:

Mengetahui potensi keuntungan jangka panjang

Bukankah ketika kita memulai usaha dan berjualan tujuan utamanya adalah untuk memperoleh profit (laba) dan keuntungan.

Tanpa mengetahui persentase keuntungan Anda, Anda berpeluang untuk mengalami kerugian. Nggak mau kan, jualan tapi malah rugi?

Bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan

Bekerja bukan hanya untuk memperoleh uang dan menghabiskannya begitu saja.

Tetapi Anda perlu menanamkan dalam mindset Anda bahwa Anda bisa menyisihkan sebagian dari laba Anda untuk Anda sebagai tabungan.

Bukankah pepatah mengatakan “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”.

Membangun investasi sejak dini

Banyak orang yang salah memahami tentang investasi. Mereka menganggap bahwa investasi adalah uang menganggur yang jumlahnya banyak. Mulai dari jutaan hingga miliaran.

Padahal investasi layaknya benih  yang kita tanam, kita rawat sebaik-baiknya. Benih investasi yang paling utama bersumber dari laba bersih usaha.

Maka setiap hari Anda perlu menyisihkan keuntungan (laba) usaha Anda untuk membangun investasi jangka  panjang.

Membangun usaha menjadi bisnis

Banyak kita jumpai orang-orang di sekitar kita orang yang berjualan produk makanan. Puluhan tahun dia tetap menjual makanan dengan tempat, stand yang seperti itu itu saja. nyaris tidak ada perubahan menjadi lebih baik.

Padahal seharusnya dari jualan menjadi bisnis yang lebih besar. Anda membangun usaha bukan sekedar untuk jualan tetapi untuk membangun bisnis yang auto pilot. Bisnis yang tetap jalan tanpa menunggu kehadiran Anda.

Baca juga: Membuat Rincian Modal Usaha Cafe Sederhana agar Berhasil. Mudah !

Kesimpulan

Membangun usaha dan berjualan adalah salah satu usaha kita untuk memperoleh uang. Uang bukanlah kekayaan tetapi uang merupakan alat pembayaran. Kita mencari uang untuk kita kumpulkan.

Uang yang sudah terkumpul kita jadikan investasi. Investasi ini jadi benih untuk membangun bisnis jangka panjang.  Semua tidak terjadi dalam waktu satu malam.

Tetapi membutuhkan perhatian, konsistensi, waktu dan pengorbanan Anda sebagai pengusaha.  Sehingga Anda perlu mengetahui bagaimana cara menentukan harga jual produk makanan Anda.

Bagikan:

Leave a Comment