Cara Menghitung Harga Jual Makanan Ringan. Mudah dan Praktis!

Menghitung potensi usaha penting Anda lakukan agar usaha Anda maju dan berkembang. Termasuk Anda perlu tahu bagaimana cara menghitung harga jual makanan ringan. Tanpa Anda sadari, usaha makanan ringan punya pangsa pasar yang besar dan berpotensi membuat Anda kaya.

Seorang pedagang perlu memiliki bekal berdagang yang benar. Salah satunya adalah mampu menghitung potensi laba usaha yang dia jalankan. Tanpa melakukan perhitungan usaha, maka usaha Anda akan jalan di tempat, sulit berkembang dan akan tutup.  

Maka Anda perlu tahu bagaimana cara menghitung harga jual produk makanan yang Anda jalankan. Sehingga Anda tahu berapa besar potensi keuntungan usaha makanan ringan Anda.

Mau tahu bagaimana menghitung harga jual makanan ringan? Kami akan memberikan penjelasannya pada artikel ini.

Cara menghitung harga jual makanan ringan

Sebelum Anda terjun dalam jualan makanan ringan, Anda perlu tahu bagaimana cara menghitung harga jual makanan ringan. Hal ini penting Anda lakukan agar usaha Anda tidak merugi. Sebaliknya, Anda akan memperoleh laba yang lumayan. Sehingga semakin hari, usaha Anda semakin berkembang dan maju.

Apa tujuan berjualan

Banyak di antara penjual makanan ringan yang mengabaikan tentang cara menghitung harga jual produk makanan ini. Mereka menganggap bahwa jualan pasti untung. Kenyataannya tidak begitu. Banyak orang yang jualannya merugi. Akhirnya usahanya tutup.

Jauh sebelum terjun jualan, Anda perlu menggali apa tujuan Anda membuka usaha makanan ringan? Nah, mengetahui tujuan membuka usaha akan membuat Anda semangat dan fokus bekerja dengan serius.

Tujuan jualan makanan ringan agar Anda memperoleh profit (laba) untuk memperbesar usaha Anda. Sehingga Anda punya sumber income (pendapatan) untuk memenuhi semua kebutuhan Anda dan keluarga.

Menghitung harga jual makanan ringan   

Menghitung harga jual makanan ringan termasuk aktivitas penting bagi seorang penjual. Tanpa melakukan penghitungan, Anda tidak tahu berapa besar potensi keuntungan yang akan Anda peroleh.

Tanpa tahu potensi keuntungan, Anda tidak bisa menjalankan usaha dengan maksimal. Bukanlah dalam usaha ada biaya operasional, biaya transportasi dan biaya-biaya lain yang perlu Anda hitung dengan cermat.

Mengenal komponen pembentuk harga sederhana

Walaupun usaha yang Anda jalankan hanya berjualan makanan ringan tetapi Anda perlu memperhitungkan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam menjalankan usaha makanan ringan ini. Berikut beberapa biaya yang akan timbul:

Biaya kulakan makanan ringan

Biaya yang perlu Anda siapkan pertama kali adalah dana untuk membeli makanan ringan ini. Anda membelinya untuk Anda jual kembali. Maka pastikan Anda memperoleh harga murah dengan kualitas bagus.

Anda bisa memperoleh makanan ringan ini pada grosir makanan ringan yang ada di wilayah Anda. Anda perlu memastikan bahwa mereka memberikan harga terbaik. Sehingga Anda berpeluang memperoleh keuntungan yang lumayan besar.

Biaya tenaga kerja

Bila Anda baru memulai usaha makanan ringan ini, Anda bisa mengabaikan biaya ini. Karena Anda menjalaninya sendirian. Anda masih belum membutuhkan tenaga orang karena:

  1. Usaha Anda belum berkembang
  2. Anda belum mempunyai dana khusus untuk menggaji orang

Dalam tahap memulai usaha makanan ringan ini, Anda perlu memaksimalkan tenaga sendiri. Mulai dari Anda, istri dan melibatkan semua anggota keluarga. Apalagi bila Anda menjalani usaha ini dari rumah.

Bila Anda kurang cermat dalam mengelola biaya tenaga kerja ini, maka nilainya bisa sangat besar dan berpotensi menggerus modal Anda. Maka cermati, kapan saat yang tepat bagi Anda untuk merekrut karyawan.

Biaya transportasi

MUnculnya biaya transportasi perlu Anda perhitungkan agar usaha Anda maju dan berkembang jangka panjang. Biaya transportasi dalam usaha makanan ringan adalah biaya yang Anda keluarkan untuk mengambil, mengirimkan produk Anda.

Tanpa memasukan biaya transportasi dalam biaya-biaya usaha makanan ringan Anda, maka usaha Anda tampak berkembang dan memiliki laba yang banyak tetapi sesungguhnya labanya tipis karena tergerus untuk transportasi.

Anda perlu mempertimbangkan cara menentukan harga jual makanan ringan dengan biaya yang minimalis.

Baca juga: 4 Usaha Dagang yang Laku Tiap Hari. Buktikan!

Bagaimana menghitung harga jual makanan ringan

Anda bisa menghitung harga jual makanan ringan dengan mudah. Berikut panduannya:

  1. Tentukan harga pokok produk Anda
  2. Temukan berapa prosentase laba yang ingin Anda dapatkan
  3. Tambahkan biaya-biaya
  4. Jumlahkan semuanya

Misalnya saja:

Harga pokok makanan ringan 5.000.000,-

Prosentase keuntungan yang Anda inginkan 30%

Biaya-biaya akumulasi selama 1 bulan 250.000,-

Maka , perhitungannya adalah:

Harga pokok makanan ringan                   5.000.000,-

Potensi keuntungan 30% x 5.000.000,-    1.500.000,-

Boaya selama 1 bulan                                  250.000,-

Laba bersih                                             1.250.000,-

Simulasi di atas memberikan gambaran kepada Anda bahwa dengan modal 5.000.000,- Anda berpotensi memperoleh hasil bersih 1.250.000,- selama 1 bulan.

Tentu ini bukan angka yang pasti. Banyak faktor penting yang jadi pertimbangan apakah usaha jualan makanan ringan Anda akan memperoleh omset yang lebih besar lagi.

Tip sukses memulai usaha makanan ringan

Berikut tip sederhana agar usaha makanan ringan Anda ramai pembeli dan mencetak omset yang lumayan besar:

  • Temukan siapa calon pembeli makanan ringan Anda
  • Temukan produk makanan ringan yang sesuai dengan selera target market Anda
  • Buka toko pada lokasi yang strategis
  • Tetapkan harga yang wajar
  • Buat promosi yang menggigit
  • Ciptakan kepuasan pelanggan

Kata penutup

Menjalankan usaha makanan ringan bukan hal yang mudah tetapi membutuhkan kejelian dan kemampuan menangkap peluang.

Anda juga perlu tahu bagaimana cara menghitung harga jual makanan ringan. Agar usaha makanan ringan Anda menjadi mesin pencetak uang yang benar dalam jangka panjang.

Membuka usaha makanan ringan pada saat yang tepat dan pada tempat yang tepat akan menemukan momentum untuk mengeruk banyak keuntungan.

Bagikan:

Leave a Comment