Investasi Bagi Pemula: Saham, Reksadana, dan Krypto

Investasi bagi pemula saat ini sudah banyak jenisnya. Sebagai pemula, Anda dapat melakukan investasi di berbagai perusahaan sekuritas yang sudah tersedia seperti reksadana, saham, hingga investasi uang krypto. Agar lebih jelas, yuk simak penjelasan berikut ini.

Cara Investasi Reksadana Bagi Pemula

Investasi reksadana memang menjadi tren hingga saat ini. Banyak orang yang tertarik untuk melakukan investasi reksadana karena keuntungannya yang tinggi. Namun, di balik penawaran keuntungan tinggi, reksadana memiliki risiko yang besar pula.

Bagi pemula, penting untuk mengetahui cara-cara dan strategi berinvestasi di reksadana. Berbekal pengetahuan tentang investasi reksadana, Anda akan dapat menjalankan investasi di instrumen ini sesuai dengan tujuan dan tentunya menguntungkan. Berikut ini langkah-langkah investasi reksadana.

Memahami Sistem Kerja Reksadana

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam investasi reksadana yaitu memahami bagaimana sistem kerja di reksadana. Sistem kerja di reksadana yaitu, dana yang Anda investasikan akan dikelola oleh seorang ahli yang disebut dengan Manajer Investasi.

Jika melakukan investasi reksadana, akan ada verifikasi investasi, dimana setiap investasi yang Anda lakukan akan dibagi ke beberapa instrumen. Dana yang Anda investasikan tidak hanya ditanamkan di satu instrumen atau perusahaan saja, namun ke beberapa instrumen dan perusahaan.

Menentukan Tujuan Investasi Reksadana

Sebuah investasi umumnya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun, tujuan investasi reksadana harus ditentukan agar sesuai target yang Anda inginkan. Misalnya, investasi reksadana bertujuan untuk investasi jangka pendek atau jangka panjang.

Dengan adanya tujuan investasi yang jelas, Anda akan dapat memperkirakan berapa keuntungan yang dibutuhkan sehingga dapat menjalankan investasi secara konsisten.

Mengenali Jenis-jenis Investasi Reksadana

Mengenali jenis-jenis reksadana merupakan bagian penting dari cara investasi bagi pemula. Investasi reksadana memiliki beberapa jenis, di antaranya reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, terstruktur, dan syariah.

Dibandingkan dengan jenis reksadana lain, cara investasi reksadana syariah bagi pemula paling mudah. Selain menguntungkan, reksadana syariah juga akan mendatangkan keberkahan karena dijalankan sesuai syariat Islam.

Memilih Jenis Reksadana Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan

Setelah mengetahui jenis-jenis reksadana, saatnya Anda menentukan jenis reksadana apa yang ingin Anda gunakan untuk investasi. Investasi bagi pemula dapat dilakukan dengan modal yang kecil. Pilihlah jenis reksadana yang sesuai dengan pengetahuan, kebutuhan dan kemampuan finansial.

Memahami Istilah-Istilah Dalam Reksadana

Bagi pemula, terdapat istilah-istilah asing yang harus dipahami di reksadana. Beberapa istilah tersebut seperti Manajer Investasi, Nilai Aktiva Bersih, Redemption, Switching, dan sebagainya. Dengan memahami istilah-istilah tersebut, Anda dapat melakukan investasi dengan mudah.

Melihat Rekam Jejak Reksadana Pilihan

Cara selanjutnya untuk investasi di reksadana yaitu dengan melihat rekam jejak (track record) reksadana yang Anda pilih. Pantau terus reksadana tersebut, jika track-nya baik maka Anda akan semakin yakin untuk memilihnya.

Memahami Isi Prospektus

Terakhir, sebelum melakukan investasi di reksadana, Anda harus membaca dan memahami dokumen prospektus. Dokumen ini sangat penting karena berisi segala hal yang berkaitan dengan reksadana, informasi penting, dan instrumen yang akan Anda beli.

Melakukan Investasi Secara Konsisten

Nah, setelah mengetahui segala hal mengenai reksadana, mulailah untuk melakukan investasi. Investasi di reksadana tidak harus dimulai dengan modal yang besar. Anda dapat melakukan investasi reksadana mulai dari Rp 100 ribu.

Jika sudah menjalankan investasi di reksadana, lakukan secara rutin dan konsisten agar keuntungan yang Anda dapatkan akan maksimal. Namun, perlu diingat bahwa investasi harus menggunakan uang yang memang sengaja disisihkan untuk investasi.

Cara Investasi Saham Bagi Pemula

Investasi bagi pemula yang wajib dicoba adalah investasi saham. Banyaknya informasi yang sudah tersedia tentang investasi saham semakin membuat banyak orang untuk melirik investasi ini. Investasi saham menawarkan keuntungan yang cukup tinggi dibandingkan dengan investasi lain.

Cara memulai investasi saham bagi pemula yang pertama dapat dilakukan dengan membuka rekening efek. Sebaiknya, pilihlah perusahaan sekuritas yang memiliki biaya transaksi kecil. Dengan biaya transaksi yang kecil, Anda akan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Dalam memilih saham, sebaiknya pilihlah saham bidang Perbankan atau Customer Goods. Kedua saham tersebut dipercaya akan mendatangkan keuntungan setiap tahunnya dan menghindarkan dari kerugian.

Trik investasi saham selanjutnya adalah, belilah saham bagus ketika harganya sedang turun. Beberapa saham yang dibeli ketika harganya turun akan kembali naik atau lebih tinggi.  Namun, hal tersebut juga harus mempertimbangkan beberapa aspek yang lainnya.

Cara memulai investasi bagi pemula yang tepat dalam aspek ini, sebaiknya memilih investasi jangka panjang, karena lebih aman dan keuntungannya lebih besar. Perlu diingat juga, melakukan investasi harus menggunakan uang dingin atau uang yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Cara Investasi di Indodax Bagi Pemula

Indodax merupakan salah satu marketplace untuk melakukan jual beli aset kripto di Indonesia. Aset kripto terdiri dari beberapa macam, contohnya Bitcoin, Ethereum, Aurora, Monroe, Ripple, dan sejenisnya. Salah satu aset kripto yang banyak digunakan untuk investasi yaitu Bitcoin.

Lalu, bagaimana cara investasi di Indodax agar mendatangkan banyak keuntungan bagi pemula? Berikut akan dibahas mengenai cara investasi Bitcoin di Indodax, khusus bagi pemula.

Daftar Akun Indodax

Langkah pertama untuk investasi adalah membuat akun Indodax. Pembuatan akun Indodax cukup mudah seperti pada platform digital yang lain. Caranya, masukkan nama, alamat, email, username, kata sandi, dan nomor telepon serta setujui Ketentuan dan Kebijakan Privasi di Indodax.

Selanjutnya, lakukan verifikasi akun agar dapat melakukan berbagai transaksi seperti withdraw, deposit, hingga perdagangan aset kripto dan rupiah. Proses verifikasi dilakukan dengan cara mengisi data pribadi, mengunggah foto ID, dan mengambil foto selfie.

Membuat Wallet Bitcoin

Langkah berikutnya adalah membuat wallet Bitcoin. Anda dapat menginstall wallet Bitcoin seperti Hive, Blockchain.info, atau BitGo baik melalui smartphone dan PC/laptop. Sebaiknya, pilihlah wallet yang memiliki server stabil agar tidak mudah down.

Agar wallet Anda aman dan tidak diretas oleh orang lain, tambahkan dengan memasang sistem keamanan yang berlapis. Anda dapat menambahkan aplikasi 2 Factor Authenticatin (2FA) untuk melindungi wallet Bitcoin, misalnya Google Authenticator.

Melalui Transaksi di Indodax

Lakukan pemantauan secara rutin terhadap harga Bitcoin. Jika harga Bitcoin tersebut cocok dengan deposit yang Anda miliki maka tukarkan. Jangan lupa untuk menghitung rasio keuntungan yang akan Anda dapatkan dari investasi ini melalui pergerakan harga Bitcoin setiap harinya.

Keuntungan investasi di Indodax diantaranya memiliki pelayanan non-stop 24 jam dan menerima deposit yang berasal dari bank lokal dengan rentan waktu kurang dari satu jam. Selain itu, aset kripto di Indodax dapat ditarik menjadi Rupiah dalam satu hari kerja saja.

Investasi memang sangat menggiurkan bagi beberapa orang karena akan memberikan keuntungan yang optimal. Namun, setiap investasi yang Anda lakukan memiliki risiko tersendiri. Berbekal pengetahuan dan kemampuan, investasi akan semakin mudah untuk dilakukan.

Bagikan:

Leave a Comment