Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

Investasi Jangka Pendek merupakan suatu investasi yang memiliki sifat yang sementara dan biasanya dapat ditarik dengan mudah dalam rentan waktu yang pendek. Nah, berikut ini akan dijelaskan tentang berbagai macam investasi dengan jangka pendek yang tentunya menguntungkan.

Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

Investasi Obligasi Negara Ritel

Salah satu investasi yang memiliki risiko rendah adalah investasi Obligasi Negara Ritel (ORI). Investasi ini dikeluarkan oleh pemerintah dalam bentuk surat utang. Anda tidak perlu khawatir jika melakukan investasi ini karena sudah dijamin oleh pemerintah.

Meskipun memiliki risiko yang rendah, investasi ORI memerlukan modal dana yang cukup besar. Anda dapat melakukan investasi ini dengan minimal dana Rp 3 juta. Investasi ORI dapat diambil dalam jangka waktu pendek yaitu tiga tahun.

Investasi Obligasi Tabungan Ritel

Obligasi tabungan ritel atau Saving Bonds Ritel (SBR) merupakan layanan investasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, sama halnya dengan ORI. Dengan berinvestasi SBR, Anda akan memberikan pinjaman dana untuk keperluan pemerintah.

Banyak juga yang menyebut bahwa SBR merupakan instrumen investasi jangka pendek terbaik. SBR menjanjikan pengembalian dengan bunga yang sangat menarik yaitu sekitar 7% sehingga investasi ini sangat cocok digunakan oleh para investor pemula.

Investasi SBR memiliki modal dan jangka waktu lebih rendah dibandingkan dengan ORI. Anda dapat melakukan investasi SBR dengan modal mulai dari Rp 1 juta dan investasi ini dapat dikembalikan dalam jangka waktu 2 tahun dengan bunga setiap bulannya.

Investasi Deposito

Salah satu investasi jangka pendek yang cukup populer yaitu deposito. Dengan berinvestasi deposito, Anda akan secara bebas untuk menentukan berapa lama jangka waktu uang yang akan didepositokan.

Jangka waktu untuk investasi deposito biasanya selama 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Namun, deposito juga dapat digunakan sebagai investasi jangka panjang. Anda dapat menggunakan deposito sebagai investasi jangka panjang dan pendek sesuai dengan kesepakatan sebelum berinvestasi.

Deposito memiliki konsep yang hampir sama dengan tabungan. Bedanya, untuk mendapatkan bunga yang lebih maksimal dalam investasi deposito harus menunggu jangka waktu tertentu. Keuntungan yang akan Anda dapatkan dari investasi deposito bersifat konsisten pada setiap bulannya.

Investasi Reksadana

Pihak reksadana menawarkan dua jenis reksadana yaitu reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap. Kedua jenis reksadana tersebut dapat digunakan untuk melakukan investasi dalam jangka pendek.

Dari kedua jenis reksadana tersebut, reksadana pasar uang lebih banyak digunakan karena memiliki sistem yang cukup mudah. Konsep reksadana uang yaitu mengumpulkan dana yang akan diinvestasikan ke instrumen pasar uang, misalnya surat berharga, sertifikat deposito, dan sebagainya.

Sementara untuk reksadana pendapatan tetap mempunyai sistem dimana dana yang sudah terkumpul nantinya akan diinvestasikan sebesar 80% ke instrumen pasar modal. Misalnya, dana diinvestasikan pada instrumen obligasi atau surat berharga berbasis utang.

Investasi Properti

Sejak dahulu, investasi dalam bentuk properti sudah banyak dilakukan. Beberapa properti seperti rumah, tanah, ruko, apartemen, dan sebagainya dapat dijadikan sebagai investasi. Investasi properti dipercaya akan menguntungkan karena nilainya akan selalu naik seiring dengan berjalannya waktu.

Investasi Saham Jangka Pendek

jenis investasi ini biasanya dilakukan dalam kurun waktu 1-3 tahun. Investasi saham merupakan salah satu jenis investasi yang dalam dilakukan dalam jangka waktu cepat. Saham sendiri merupakan suatu surat berharga yang digunakan sebagai bukti kepemilikan dari suatu aset.

Investasi saham sudah sangat populer sejak dahulu. Biasanya, investasi saham dengan jangka waktu pendek memakai sistem trading. Pemanfaatan sistem trading pada investasi saham akan mendatangkan keuntungan hanya dalam beberapa jam saja.

Semakin banyak saham yang dibeli pada suatu perusahaan, maka akan semakin besar juga persentase kepemilikan Anda terhadap perusahaan tersebut. Melakukan investasi saham memiliki risiko yang besar, namun juga menjanjikan keuntungan yang besar pula.

Saham dapat digunakan sebagai investasi jangka pendek dan jangka panjang. Namun, investasi saham jangka panjang memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan jangka pendek. Meskipun demikian, investasi jangka panjang akan mendatangkan keuntungan yang lebih tinggi.

Anda harus dapat mengelola investasi tersebut dengan menggunakan strategi agar tetap dapat memperoleh keuntungan. Sebelum memulai untuk melakukan investasi saham, Anda harus memiliki pemahaman dan analisa dengan ketelitian yang mendalam agar tetap memperoleh keuntungan.

Investasi Jangka Pendek Syariah

Jika masih ragu dengan berbagai investasi yang menawarkan keuntungan berupa bunga dengan risikonya, Anda dapat memilih untuk melakukan investasi jangka pendek secara syariah. Beberapa investasi ini didasarkan dengan prinsip-prinsip Islam sehingga Anda dapat melakukan investasi dengan tenang.

Investasi Deposito Syariah

Investasi syariah dengan jangka pendek salah satunya adalah investasi deposito syariah. Konsep investasi deposito secara syariah ini hampir sama dengan investasi deposito biasa atau konvensional. Pembeda dari kedua investasi ini terletak pada akadnya.

Investasi deposito syariah tidak memberikan bunga seperti halnya deposito biasa atau konvensional. Namun, deposito syariah memakai akad mudharabah. Cara kerja deposito syariah dengan cara bagi hasil atau nisbah yang berasal dari investasi pada suatu produk yang halal.

Hanya saja, setiap bank syariah yang menyediakan obligasi syariah ini memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Anda bisa menanyakan kepada pihak bank syariah terlebih dahulu terkait dengan ketentuan-ketentuannya sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.

Investasi Reksadana Syariah

Jenis lain investasi syariah yang dapat dilakukan dalam waktu jangka pendek adalah investasi reksadana syariah. Jenis investasi ini sangat cocok bagi investor pemula karena cukup mudah untuk dilakukan.

Cara kerja investasi reksadana syariah yaitu dana yang sebelumnya telah Anda kumpulkan akan diserahkan kepada manajer investasi. Selanjutnya, dana tersebut akan diinvestasikan pada produk-produk syariah yang sudah terjamin halal.

Manajer investasi akan menempatkan investor kepada saham-saham yang dimiliki oleh perusahaan yang menjalankan prinsip syariat Islam. Biasanya, manajer investasi akan menempatkan reksadana pada perusahaan yang telah terdaftar di Daftar Efek Syariah (DES).

Misalnya, Anda ingin memberi reksadana saham maka saham-saham tersebut berasal dari perusahaan yang menjalankan syariat Islam yang sudah terjamin. Menariknya lagi, investasi ini tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, yaitu dapat dilakukan dengan modal mulai dari Rp 100 ribu.

Investasi P2P Lending Syariah

P2P lending atau peer-to-peer lending termasuk investasi yang tergolong kontemporer. Ini merupakan salah satu jenis investasi yang bekerja dengan cara memberikan sebuah modal yang berasal dari pihak satu kepada pihak yang lain.

P2P lending akan menghubungkan pihak investor kepada pihak yang sedang mencari pinjaman. Biasanya, P2P lending syariah dijalankan untuk pendanaan yang sesuai dengan syariat Islam misalnya digunakan oleh para investor kepada pemilik usaha hingga startup.

Apapun jenis investasi yang akan Anda lakukan, investasi jangka pendek memiliki risiko yang cukup besar. Lakukan riset yang mendalam terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Anda dapat memperoleh keuntungan besar jika mengelola investasi tersebut dengan baik.

Bagikan:

Leave a Comment