Investasi Modal Kecil dari Emas sampai Properti

Investasi modal kecil merupakan pilihan bagi pemula yang ingin belajar berinvestasi. Sekarang, sudah tersedia berbagai jenis investasi yang menggunakan modal kecil, mulai dari investasi umum, hingga yang berbentuk properti. Lalu, apa saja jenis investasi tersebut? Ini listnya.

Investasi yang Menguntungkan dengan Modal Kecil

Investasi Emas

Emas merupakan aset investasi yang nilainya cenderung meningkat setiap tahunnya. Bagi para pemula, emas sangat cocok digunakan untuk investasi. Saat ini, sudah banyak lembaga keuangan yang menawarkan tabungan emas, baik secara online maupun offline, misalnya saja Pegadaian.

Tidak hanya mudah untuk dijalankan, investasi emas juga salah satu produk investasi dengan modal kecil. Investasi emas dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi emas sangat ringan, yaitu mulai dari ratusan ribu saja.

Investasi Deposito Berjangka

Berinvestasi deposito sangat cocok bagi Anda yang ingin melakukan investasi, namun tidak memiliki skill khusus dalam bidang investasi. Investasi deposito memang cukup mudah dilakukan dan tergolong investasi yang cukup populer di kalangan masyarakat.

Cara kerja investasi deposito berjangka hampir sama dengan menabung. Bedanya, pengambilan uang hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan dan tidak bisa sembarangan. Investasi ini juga cocok dijadikan investasi untuk pemula dengan modal kecil.

Modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi deposito memang tidak terlalu besar. Biasanya, Anda sebagai investor akan mendapatkan imbalan sebesar 5% dari total dana yang diinvestasikan. Deposito termasuk salah satu jenis investasi yang memiliki tingkat risiko yang rendah.

Beberapa bank juga menawarkan deposito berbasis syariah. Investasi syariah modal kecil ini hampir sama dengan deposito secara umum atau konvensional. Bedanya, deposito syariah menggunakan sistem bagi hasil berdasarkan persentase yang dijalankan dengan ketentuan syariat Islam.

Investasi Reksadana

Investasi modal kecil lainnya yang tidak kalah populer adalah reksadana. Melakukan investasi melalui reksadana dapat dimulai hanya dengan Rp 100 ribu saja. Bahkan, beberapa sekuritas menawarkan melakukan investasi reksadana hanya dengan modal Rp 50 ribuan saja.

Melakukan investasi reksadana tergolong mudah. Anda cukup menyetorkan sejumlah uang, kemudian uang tersebut akan dikelola oleh manajer investasi. Dengan modal kecil, namun investasi reksadana menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi daripada investasi deposito.

Investasi Obligasi

Obligasi termasuk jenis investasi yang terbilang unik karena investasi ini dilakukan dengan cara membeli surat berharga yang nantinya dapat ditarik. Jangka waktu yang ditawarkan ketika melakukan investasi obligasi biasanya lebih dari satu tahun.

Selain itu, Anda yang melakukan investasi obligasi juga akan memperoleh keuntungan pada setiap bulannya. Investasi pemula modal kecil ini sangat cocok dilakukan bagi Anda yang ingin melakukan investasi berupa surat berharga.

Jika Anda ragu melakukan investasi obligasi berjangka secara konvensional, ada juga pilihan investasi obligasi syariah. Pelaku investasi obligasi syariah akan menerima keuntungan dengan sistem bagi hasil tentunya sesuai dengan syariat Islam.

Investasi Saham

Jenis investasi selanjutnya yang dapat Anda jadikan pilihan adalah investasi saham. Investasi saham cocok untuk dilakukan dalam jangka panjang, karena semakin lama investasi dilakukan, maka akan semakin tinggi pula keuntungan yang didapatkan.

Meskipun memiliki keuntungan yang tinggi, investasi saham juga memiliki risiko yang tinggi pula. Jika ingin melakukan investasi saham, sebaiknya pilihlah saham Blue Chip yang keuntungannya akan naik setiap tahunnya, sehingga dapat terhindar dari risiko kerugian.

Bagi pemula, sebaiknya jangan langsung membeli saham dalam jumlah banyak. Investasi saham juga dapat dimulai dengan investasi kecil. Sebaiknya, mulailah membeli saham dengan modal kecil, namun rutin. Keuntungan saham lebih tinggi dibandingkan dengan investasi deposito dan emas.

Investasi P2P Lending

P2P lending atau disebut dengan Peer-to-peer lending merupakan salah satu jenis investasi yang dapat dimulai dengan modal kecil. P2P lending tergolong investasi yang tergolong canggih karena memiliki platform investasi yang akan mempertemukan antara pemilik modal dengan pelaku usaha.

Biasanya, investor menginvestasikan uangnya kepada pihak yang sedang membutuhkan modal untuk usaha. P2P lending menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi deposito dan tabungan yaitu sebesar 13% – 20% setiap tahunnya.

Investasi Properti Modal Kecil

Investasi Saham Properti di Pasar Modal

Jenis investasi properti dengan modal kecil yang pertama akan dibahas adalah investasi saham properti di pasar modal. Investasi ini hampir sama dengan investasi saham, namun investasi properti ditujukan terhadap perusahaan yang mengembangkan bisnis properti.

Dalam penjualannya, investasi properti menggunakan sistem lot di mana 1 lot itu setara dengan 100 lembar. Setiap perusahan properti menawarkan harga investasi yang bervariasi. Sebelum memutuskan untuk membeli lot, sebaiknya pelajarilah dahulu prospek perusahaan tersebut.

Anda akan mendapatkan keuntungan berinvestasi saham properti yang berasal dari pembagian keuntungan dari perusahaan properti dan kenaikan harga saham. Investasi properti ini dapat dilakukan melalui aplikasi trading.

Investasi Properti Melalui P2P Lending

Saat ini, investasi melalui peer-to-peer lending atau P2P lending sedang dilirik oleh banyak orang. Selain digunakan untuk mendanai suatu usaha, P2P lending juga dapat digunakan untuk mendanai properti.

Melalui situs ini, pembelian aset properti akan jauh lebih mudah. Situs P2P lending akan mempertemukan para investor dengan peminjam dana yang sedang membutuhkan untuk membeli sebuah aset properti.

Modal untuk melakukan investasi properti melalui P2P lending cukup kecil, yaitu dapat dimulai dari Rp 200 ribu saja. Dengan melakukan investasi ini, keuntungan yang akan didapatkan sekitar 11% setiap tahunnya.

Namun, investasi ini harus dijalankan dengan hati-hati karena memiliki risiko yang besar. Sebaiknya, Anda lebih selektif untuk mendanai sebuah proyek agar mendapatkan keuntungan yang tinggi. Pelajari tentang prospek properti yang ingin Anda danai sebelum melakukan investasi ini.

Investasi Properti Equity Crowdfunding

Equity Crowdfunding (ECF) merupakan salah satu investasi properti yang sedang populer. Investasi ini dijalankan dengan cara mengumpulkan dana, baik dilakukan secara kolektif ataupun patungan dari investor.

Konsep investasi properti ECF ini hampir sama dengan pemegang saham. Dengan membeli sebagian kecil dari sebuah properti, Anda bisa memiliki bagian dari properti tersebut. Investasi ini disebut dengan investasi kecil-kecilan karena dapat dijalankan dengan modal yang kecil.

Pembelian investasi satu ini menggunakan sistem lot di mana per 1 lot dijual dengan Rp 500 ribu. Keuntungan akan Anda peroleh sesuai dengan persentase kepemilikan. Semakin besar persentase kepemilikan properti Anda, maka akan semakin besar pula keuntungan yang didapatkan.

Cara melakukan investasi properti (EFC) ini cukup mudah. Sekarang, sudah banyak perusahaan start up yang menyediakan layanan untuk melakukan investasi properti EFC. Salah satu perusahaan yang menyediakan layanan investasi properti ini adalah Digital Properti melalui website dipro.id.

Semua jenis investasi di atas sudah terjamin keamanannya karena sudah mendapat persetujuan dari OJK. Dengan investasi modal kecil, Anda akan mendapatkan keuntungan besar. Jadi, mulailah investasi dari sekarang karena dengan berinvestasi kehidupan Anda ke depannya akan terjamin.

Bagikan:

Leave a Comment