Investasi Online: Cara hingga Pilihan Produk Syariahnya

Investasi online sudah banyak ditawarkan oleh berbagai perusahaan sekuritas. Investasi secara online akan mempermudah para investor untuk mengalokasikan modalnya. Lalu, apa saja instrumen investasi yang dilakukan secara online, serta bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut ini.

Tips dan Cara Investasi Online yang Benar

Saat ini, investasi dapat dilakukan dengan mudah menggunakan smartphone yaitu melalui platform online yang disediakan oleh perusahaan sekuritas. Meskipun mudah dilakukan, investasi tersebut tetap berisiko. Berikut akan dibahas tentang cara melakukan investasi ini yang aman.

Kenali Jenis Investasi Online Anda

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi secara online, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis investasi yang dapat dipilih. Beberapa contoh investasi yang dapat dilakukan secara online diantaranya reksadana, peer-to-peer lending, saham, dan reksadana.

Setiap jenis investasi tersebut memiliki sistem kerja dan keuntungan yang berbeda-beda. Pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial Anda. Kenali dengan baik jenis investasi tersebut agar mendapatkan keuntungan yang optimal.

Pilih Platform Investasi Online yang Bagus

Langkah berikutnya yaitu pilih platform online yang terpercaya. Pilihlah platform online yang sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pilih platform yang juga memiliki sistem keamanan yang baik seperti 3 Factor Authentication (3FA) agar tidak mudah diretas oleh orang lain.

Jika Anda menggunakan aplikasi dalam berinvestasi, sebaiknya pilih aplikasi yang memiliki rating tinggi. Apabila Anda investasi melalui website, perhatikan ikon gembok yang terkunci di pojok kanan bagian atas alamat URL.

Tentukan Tujuan Keuangan

Selanjutnya, sebelum melakukan investasi Anda harus menentukan tujuan keuangan. Tujuan investasi ini berkaitan dengan jenis investasi yang akan dipilih. Anda dapat menentukan investasi untuk tujuan jangka pendek, menengah, atau jangka panjang.

Ketahui Profil Risiko

Masing-masing instrumen investasi memiliki risiko tersendiri. Pahami dahulu profit risiko secara tepat sebelum memutuskan untuk melakukan investasi secara online. Instrumen investasi yang menawarkan keuntungan yang besar biasanya diimbangi dengan risiko yang besar pula.

Jika Anda termasuk orang yang menyukai tantangan dengan risiko tinggi, pilihlah investasi berupa saham karena memiliki keuntungan yang cukup besar. Namun, jika Anda termasuk orang yang tidak mau mengambil risiko besar, investasi deposito cocok untuk Anda coba.

Lakukan Pemantauan

Hal penting yang tidak boleh diabaikan dalam investasi secara online yaitu memantau kinerja dari instrumen investasi yang dipilih. Pastikan bahwa investasi Anda sesuai dengan target dan keinginan Anda.

Lakukan investasi dengan sabar dan telaten. Investasi juga dapat digunakan sebagai bisnis melalui trading. Bisnis investasi online akan memberikan keuntungan yang maksimal. Investasi trading online akan mendatangkan keuntungan yang besar jika dilakukan secara hati-hati dan konsisten.

Lakukan Diversifikasi Investasi

Jangan lupa untuk melakukan diversifikasi investasi. Diversifikasi ini dilakukan dengan cara menanamkan modal kepada beberapa instrumen investasi. Tujuan diversifikasi investasi ini yaitu untuk meminimalisir risiko kerugian yang akan terjadi.

Pemilihan investasi online harus dilakukan secara cermat dan teliti. Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi secara online, sebaiknya lakukan observasi terlebih dahulu terhadap instrumen yang Anda pilih. Pilihlah instrumen investasi secara online terpercaya dan sudah terdaftar di OJK.

Investasi Online Syariah

Investasi syariah merupakan investasi yang dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan investasi syariah, maka Anda akan terbebas dari praktik riba. Lalu, apa saja investasi syariah yang dapat dilakukan secara online? Berikut daftarnya.

Deposito Syariah

Jika masih ragu memulai investasi syariah online, deposito syariah merupakan instrumen investasi yang dapat dicoba. Konsep deposito syariah hampir sama dengan deposito konvensional. Perbedaannya, deposito syariah dijalankan tanpa menggunakan suku bunga.

Deposito syariah menggunakan akad mudharabah dan keuntungan diperoleh dari sistem bagi hasil atau disebut dengan nisbah. Besarnya nisbah yang akan Anda peroleh sesuai dengan kesepakatan awal dengan pihak bank.

Deposito syariah dapat dilakukan dengan mudah di bank syariah. Pembukaan rekening deposito syariah dapat dilakukan secara online melalui platform yang disediakan oleh bank syariah.

Sukuk Ritel

Sukuk merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah atau badan usaha. Hampir sama dengan obligasi konvensional, sukuk ritel syariah ini sudah terjamin keamanannya karena dikeluarkan oleh pemerintah.

Keuntungan yang akan diperoleh melalui investasi sukuk ritel yaitu berupa ujrah yang nantinya akan dibayarkan pada setiap bulannya dengan jumlah yang sama hingga akhir perjanjian. Batas tenor sukuk ritel hingga 3 tahun, setelah itu dapat diperdagangkan kembali agar mendapatkan capital gain.

Sukuk ritel termasuk jenis investasi yang cukup menguntungkan. Selain menguntungkan, investasi ini dapat dilakukan secara online dengan mudah. Melalui sukuk ritel, Anda juga dapat membantu pembangunan negara.

Reksadana Syariah

Sama seperti reksadana konvensional, modal yang Anda investasikan ke reksadana syariah akan dikelola oleh ahli atau Manajer Investasi. Nantinya, Manajer Investasi akan mengalokasikan modal Anda ke produk-produk atau instansi yang dijalankan sesuai dengan prinsip syariah.

Saat ini, reksadana syariah cukup populer di kalangan investor. Dalam melakukan investasi reksadana syariah, sebaiknya pilihlah Manajer Investasi yang terpercaya. Carilah informasi dengan teliti sebelum memutuskan untuk melakukan investasi reksadana syariah.

Investasi reksadana syariah dapat dengan mudah dilakukan melalui Manajer Investasi, Agen Penjual Reksa Dana (APERD), atau aplikasi online yang sudah mendapat izin resmi dari OJK. Investasi reksadana syariah dapat dimulai dengan modal yang kecil dan dapat dilakukan oleh siapa saja.

Saham Syariah

Investasi saham juga termasuk investasi syariah ketika kegiatan usaha yang dilakukan dari saham tersebut menggunakan prinsip-prinsip syariah. Tidak hanya itu, saham dikatakan sebagai investasi syariah jika menggunakan transaksi dengan mekanisme syariah.

Salah satu contoh saham syariah yang dapat dilakukan investasi secara daring yaitu Mandiri Sekuritas. Saham syariah harus mendapatkan izin dan dibawah pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Sistem kerja saham syariah hampir sama dengan saham konvensional. Saham syariah juga menghasilkan keuntungan yang besar, namun juga memiliki risiko yang besar pula. Sebagai pemula, sebaiknya Anda memilih saham syariah JII70 karena risikonya tidak terlalu besar.

Emas Syariah

Satu lagi investasi secara online berbasis syariah adalah investasi emas syariah. Investasi emas dapat menjadi pilihan instrumen investasi yang dapat Anda coba selain investasi uang. Anda dapat melakukan investasi emas dengan cara menabung emas.

Menabung emas diperbolehkan bahkan dianjurkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Emas memiliki sifat yang safe haven sehingga aman digunakan untuk investasi masa depan. Emas juga memiliki nilai yang cenderung naik bahkan dapat meningkat setiap tahunnya.

Saat ini, menabung emas sudah dapat dilakukan secara online sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang keamanannya. Menabung emas secara online dapat dilakukan di berbagai platform yang mendukung tabungan emas, misalnya Pegadaian.

Jenis emas yang dianjurkan untuk investasi yaitu emas antam atau emas batangan. Emas batangan memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan emas berupa perhiasan. Emas batangan juga dapat dibeli secara online mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.

Bagikan:

Leave a Comment