Investasi untuk Pelajar dan Panduan Lengkapnya

Investasi untuk pelajar sedang banyak dilirik oleh masyarakat mengingat dampaknya yang cukup positif. Saat ini, ada berbagai jenis investasi yang dapat dilakukan oleh pelajar, mulai dari investasi emas, uang, hingga saham. Agar lebih jelas, yuk simak penjelasan berikut ini.

Cara Menabung Emas di Pegadaian untuk Pelajar

Salah satu jenis investasi yang dapat menjadi pilihan investasi pelajar yaitu menabung emas. Emas termasuk aset yang dapat diinvestasikan dengan mudah dan tidak memerlukan modal yang besar. Salah satu instansi yang menyediakan investasi tabungan emas untuk pelajar adalah Pegadaian.

Pegadaian memberikan penawaran bagi pelajar untuk menabung emas yang bisa diawali dengan jumlah kecil, yakni seharga 0,01 gram emas. Cara menabung emas di Pegadaian cukup mudah dan dilakukan secara langsung di kantor terdekat atau secara online melalui Aplikasi Pegadaian Digital.

Cara berinvestasi untuk pelajar yang pertama yaitu pastikan Anda sudah menginstall Aplikasi Pegadaian Digital melalui Play Store maupun App Store. Selanjutnya, Anda perlu mengisi formulir pendaftaran pembukaan rekening tabungan emas dengan melampirkan identitas diri (KTP/Paspor).

Investasi untuk pelajar yang belum memiliki identitas diri, dapat menggunakan identitas orang tuanya dengan catatan orang tua harus melakukan pembukaan rekening tabungan emas juga. Setoran awal untuk pembukaan tabungan emas melalui Aplikasi Pegadaian Digital sebesar Rp 50 ribu saja.

Buku tabungan emas di Pegadaian dapat diambil dalam rentan waktu maksimal 6 bulan setelah melakukan pembukaan rekening, baik secara online melalui aplikasi atau agen Pegadaian. Buku tabungan tersebut dapat diambil di cabang Pegadaian terdekat sesuai pilihan Anda saat mendaftar.

Cara Investasi Saham untuk Pelajar

Investasi saham untuk pelajar memang memiliki risiko yang besar, namun diimbangi dengan keuntungan yang akan didapatkan juga tinggi. Bagi pelajar, sebelum memutuskan untuk melakukan investasi saham, sebaiknya memahami tentang dunia saham dengan baik terlebih dahulu.

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum investasi saham yaitu, pastikan bahwa biaya hidup Anda sudah tercukupi. Jika uang saku untuk biaya sehari-hari masih kurang, sebaiknya menabung sedikit demi sedikit sebelum investasi.

Namun, jika lebih, Anda dapat memulai untuk investasi saham. Langkah selanjutnya, buatlah rekening efek melalui perusahaan sekuritas baik secara online maupun offline.

Investasi saham dapat dilakukan dengan mudah melalui smartphone Anda. Sebagai pemula dalam investasi saham maupun reksadana untuk pelajar, sebaiknya Anda memilih saham unggulan (Blue Chip) untuk menghindari kerugian.

Perlu diingat pula bahwa investasi saham bisa dimulai dengan modal yang kecil, sehingga jika ingin membeli saham, sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Jika saham Blue Chip tergolong mahal, sebagai alternatif, Anda dapat membeli saham yang produknya dikonsumsi setiap hari.

Menjalankan investasi saham harus dilakukan dengan teliti dan sabar serta menggunakan strategi. Lakukan trading saham dengan hati-hati agar bisa mendatangkan keuntungan yang optimal. Meski nilai saham tinggi, jika Anda belum memiliki rencana, sebaiknya urungkan untuk menjual saham.

Cara Investasi Uang untuk Pelajar

Cara investasi untuk pelajar tergolong mudah meskipun mempunyai risiko tersendiri. Agar terhindar dari kerugian yang besar, sebaiknya aturlah strategi dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan investasi, utamanya bagi pelajar. Strategi penting dilakukan agar investasi berjalan sesuai keinginan.

Menentukan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi

Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu Anda harus menentukan tujuan investasi. Tujuan investasi sangat penting dan berhubungan erat dengan jangka waktu untuk berinvestasi. Dengan adanya tujuan, maka Anda dapat melakukan investasi dengan terarah dan konsisten.

Tujuan investasi dapat ditentukan berdasarkan target jangka waktu melakukan investasi. Jangka waktu dalam investasi umumnya dibagi menjadi tiga yaitu investasi jangka pendek (<3 tahun), jangka menengah (3-5 tahun), dan jangka panjang (>5 tahun).

Contoh tujuan investasi jangka pendek yaitu liburan akhir tahun, beli laptop, dan sebagainya. Contoh tujuan jangka menengah yaitu kuliah dan membeli motor sementara untuk jangka panjang seperti dana pensiun. Sesuaikan jangka waktu investasi Anda dengan tujuan finansial yang diinginkan.

Menentukan Instrumen Investasi

Sebelum menentukan instrumen yang cocok untuk investasi, sebaiknya kenali profil risiko Anda sebagai investor. Terdapat tiga macam profil risiko yaitu sebagai investor konservatif, moderat, atau agresif. Setelah itu, sesuaikan instrumen investasi Anda sesuai dengan profil risiko yang Anda miliki.

Langkah selanjutnya adalah menentukan instrumen investasi. Saat ini, sudah banyak instrumen investasi uang yang menawarkan berbagai keuntungan. Kalau jenis investasi untuk pelajar SMA yang cocok tentu yang menawarkan modal kecil.

Sebagai pelajar, Anda dapat mempertimbangkan beberapa instrumen pasar modal untuk melakukan investasi uang, seperti reksadana, saham, dan investasi di bank. Semua instrumen tersebut memiliki kelebihan masing-masing dan dapat dengan mudah dipelajari.

Membuka Rekening Investasi

Setelah menentukan instrumen pasar modal yang akan digunakan untuk melakukan investasi uang, segeralah untuk membuka rekening investasi. Anda dapat melakukan pembukaan rekening investasi uang secara langsung atau online, melalui perusahaan sekuritas yang sudah terjamin keamanannya.

Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan untuk membuka rekening investasi di antaranya adalah KTP/Paspor, nomor rekening bank, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan harus mengisi formulir. Isilah semua data diri yang diperlukan, hingga rekening siap digunakan untuk investasi.

Melakukan Diversifikasi Investasi

Diversifikasi investasi penting dilakukan untuk menghindari kegagalan total saat berinvestasi. Anda dapat membagi dana yang dimiliki ke beberapa instrumen investasi seperti reksadana, saham, deposito, hingga emas.

Diversifikasi investasi juga bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Jika ada salah satu instrumen investasi yang mengalami kerugian setidaknya Anda masih memiliki instrumen lain yang menguntungkan.

Memulai Investasi dengan Modal Kecil

Memulai investasi tidak selalu membutuhkan uang yang banyak. Investasi untuk pelajar dapat dilakukan dengan modal kecil. Misalnya, investasi emas dapat dilakukan dengan modal mulai dari Rp 10 ribu, sedangkan reksadana dapat dimulai dari Rp 100 ribu.

Jalankan Investasi Secara Konsisten

Ketika menjalankan investasi, Anda harus memiliki strategi yang tepat agar modal yang dikeluarkan dapat memberikan keuntungan yang optimal. Jangan lupa melakukan evaluasi untuk kinerja investasi, agar jalannya investasi yang Anda lakukan sesuai dengan target.

Misalnya dalam investasi saham, salah satu strategi yang dapat digunakan adalah strategi dollar cost averaging (DCA). Strategi ini dilakukan dengan cara memantau pergerakan saham harian. Dengan demikian, Anda dapat memastikan bahwa saham Anda dapat berjalan sesuai dengan tujuan.

Strategi lain yang dapat Anda terapkan dalam investasi saham adalah value investing. Strategi ini dilakukan dengan berfokus pada saham bernilai (value stock). Selain kedua strategi tersebut, masih banyak strategi lain yang dapat Anda terapkan sesuai jenis investasi yang dijalankan.

Investasi untuk pelajar dapat dilakukan sedini mungkin. Meskipun memiliki risiko yang besar, dunia investasi bukan menjadi hal yang asing di kalangan pelajar. Dengan berlatih dan belajar secara konsisten, maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar dari Investasi yang dilakukan.

Bagikan:

Leave a Comment