Saham Syariah: Kelebihan dan Daftar Rekomendasinya

Saham syariah kini semakin diminati investor di tanah air karena tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal. Terlebih, segala perkembangan teknologi yang ada semakin memudahkan Anda memiliki portofolio investasi syariah.

Keuntungan Investasi Saham Syariah

Investasi syariah sejauh ini banyak diminati bukan tanpa alasan. Investor yang menjadi pelakunya akan mendapatkan banyak keuntungan dalam investasi tersebut, khususnya untuk investasi dalam bentuk saham. Berikut beberapa di antaranya

Mendapat Capital Gain dan Dividen

Keuntungan pertama berkaitan dengan pembagian capital gain dan dividen atas saham yang dimiliki. Pemegang akan mendapatkan keuntungan dari capital gain apabila harga jual saham ini di pasar modal lebih tinggi dibandingkan ketika Anda membelinya.

Selain itu, pemilik saham ini juga akan tetap mendapatkan dividen setelah adanya RUPS di akhir periode. Jadi, saham syariah ini tetap bisa menghasilkan keuntungan berupa capital gain dan dividen yang akan menambah profit pemegangnya.

Diterbitkan Oleh Perusahaan yang Halal

Berikutnya, sesuai dengan namanya, tentunya saham syariah ini dijamin diterbitkan oleh perusahaan yang halal. Hal ini tentu saja memberikan keuntungan karena investasi saham syariah sesuai dengan tata cara dan hukum Islam.

Perusahaan yang dinilai halal juga sudah melalui serangkaian proses peninjauan, mulai dari bidang bisnis, tata kelola, hingga transparansi dalam melaksanakan tanggung jawab. Hal ini bermanfaat untuk pemegang saham karena memiliki jaminan keamanan dari perusahaan tersebut.

Sumber Keuntungan Terjamin

Sumber keuntungan yang terjamin merupakan keuntungan berikutnya jika Anda berinvestasi saham syariah. Sebab, setiap perusahaan yang mengeluarkan saham jenis ini akan dipantau langsung oleh Dewan Pengawas Syariah sejak awal penerbitan hingga pembagian keuntungan.

Dalam hal ini, Dewan Pengawas Syariah memantau beberapa hal, mulai dari mekanisme prinsip, aktivitas perusahaan dijamin sesuai ketentuan islam, serta sumber keuntungan. Pemantauan ini tentu bermanfaat pemegang saham karena akan mendapatkan kejelasan mengenai jaminan keuntungan.

Sesuai dengan Prinsip Syariah

Saham syariah ini tentunya diterbitkan dengan tetap memperhatikan prinsip dan tata cara investasi dalam Islam. Sebab, perusahaan yang menerbitkannya juga harus memenuhi kualifikasi tertentu, antara lain aktivitas bisnisnya harus sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Aktivitas perusahaan yang berdasarkan prinsip syariah berarti bisnisnya sudah tidak berhubungan lagi dengan spekulasi, gharar, riba, dan maysir. Beberapa prinsip ini benar-benar dijalankan, sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan saham terjaga kehalalannya.

Tersedianya Saham Blue Chip

Keuntungan terakhir, yaitu tersedianya saham blue chip yang sangat populer, apalagi dalam perusahaan di bidang industri. Saham blue chip ini menguntungkan investor dengan sistem syariah karena memiliki pergerakan yang stabil, sehingga bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Daftar Saham Syariah 2021 Terbaru

Sepanjang tahun 2021, list saham syariah di tanah air semakin bertambah. Bahkan di daftarnya sudah beberapa kali diperbarui karena gencarnya investasi berbasis syariah. Terlebih jumlah peminatnya pun meningkat secara signifikan.

Pada dasarnya, daftar saham terbaik dengan basis ini sifatnya memang berubah sesuai review dan ketentuan OJK. Namun, Anda tetap bisa memantau perkembangan informasi mengenai berbagao jenis saham tersebut dengan mudah.

Jika Anda berminat terhadap beberapa pilihan terbarunya, pastikan memilih saham yang memang direkomendasikan, agar keamanan investasi terjamin. Berkaitan dengan itu, berikut beberapa listnya yang bisa jadi rujukan Anda.

  • Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk. (ISSP)
  • Jembo Cable Company Tbk. (JECC)
  • Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. (JKON)
  • Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk. (JMAS)
  • Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)
  • Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. (JTPE)
  • Darmi Bersaudara Tbk.(KAYU)
  • Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN)
  • Resource Alam Indonesia Tbk. (KKGI)
  • Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS)
  • Cottoindo Ariesta Tbk. (KPAS)
  • Kresna Graha Investama Tbk. (KREN)
  • Ladangbaja Murni Tbk. (LABA)
  • Eureka Prima Jakarta Tbk.(LCGP)
  • Link Net Tbk. (LINK)
  • Lion Meta Works Tbk. (LION)
  • Lionmesh Prima Tbk.(LMSH)
  • Lautan Luas Tbk. (LTLS)
  • Sentra Mitra Informatika Tbk. (LUCK
  • Paramita Bangun Sarana Tbk.(PBSA)
  • Produa Widyahusada Tbk.  (PRDA)
  • Pyridam Farma Tbk. (PYFA)
  • Millenium Pharmacon International Tbk. (SDPC)
  • Hotel Sahid Jaya International Tbk. (SHID)
  • Lakeside Hotel Tbk. (SNLK)

Karakteristik Pasar Saham Syariah

Sebelum berinvestasi pada instrumen yang berbasis halal ini, sebaiknya pahami beberapa karakteristiknya. Pasar saham yang satu ini memang memiliki beberapa karakteristik khusus yang antara lain sebagai berikut.

  • Diterbitkan oleh emiten dan perusahaan publik yang menjalankan usahanya tidak bertentangan dengan prinsip syariat. Misalnya kegiatan usahanya bukan merupakan perjudian perdagangan dengan permintaan palsu, pembiayaan berbunga, transaksi mengandung suap, dan sebagainya.
  • Rasio total hutang berbunga dibanding ekuitas total yang dimiliki perusahaan tidak lebih dari 82%.
  • Rasio total dari pendapatan bunga dan berbagai sumber yang tidak halal lainnya, jika dibandingkan dengan total pada pendapatan usaha dan sumber pendapatan lainnya tidak melebihi angka 10%.

Cara Membeli Saham Syariah

Tidak sedikit orang yang tertarik berinvestasi di instrumen syariah. Sayangnya, banyak yang masih ragu karena tidak tahu cara jual beli saham syariah. Padahal, langkah memulainya sangat mudah, yaitu sebagai berikut.

Membuat Rekening Saham Syariah

Sebelum berinvestasi di instrumen ini, pastikan Anda harus  memiliki rekening saham sekuritas syariah. Perkembangan teknologi membuatnya semakin mudah, sehingga proses mendaftar rekening syariah bisa dilakukan secara online.

Tujuan pembuatan rekening saham ini adalah untuk menyalurkan modal investasi. Tentunya, hal ini sesuai dengan jenis saham yang dipilih investor.

Memperhatikan Indeks Saham Syariah

Jika sudah registrasi online dan mendapatkan rekening saham, maka cara beli saham syariah selanjutnya adalah memasukkan deposit awal.

Sebaiknya, rencana investasi ini disiapkan dengan matang. Caranya dengan memilih secara tepat saham mana yang akan dituju. Anda perlu mencari informasinya secara rinci mengenai perkembangan saham yang tersedia di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menggunakan Analisis Fundamental dan Teknikal

Jika hendak berinvestasi saham ini pastikan Anda memilih saham dengan kapitalisasi pasar cukup besar. Saham dengan karakteristik tersebut cenderung memiliki fluktuasi harga yang rendah. Untuk mengetahuinya, lakukan analisa baik secara fundamental maupun teknikal.

Memperluas Informasi Seputar Saham Syariah

Pastikan Anda memperkaya diri dengan pengetahuan seputar saham sebelum terjun ke instrumen yang satu ini. Cara mudahnya adalah membaca buku yang membahas investasi saham beserta tips dan triknya.

Investor pemula harus  memperluas wawasannya mengenai hal ini agar bisa menyiapkan diri ketika menghadapi perubahan harga saham.

Memilih Saham yang Sesuai dengan Konsep Syariah

Pada dasarnya, berkembangnya tren investasi saham syariah juga karena tingginya permintaan terhadap instrumen yang satu ini.

Saat ini, umat Islam memiliki opsi berinvestasi yang sesuai syariah sehingga tidak melanggar hukum Islam. Ketika hendak berinvestasi di produk berbasis syariah, Anda perlu memastikan apakah jenis instrumen tersebut sudah benar-benar sesuai konsep syariah atau tidak.

Produk investasi berbasis syariah memang semakin diminati. Dengan munculnya saham syariah baru setiap tahunnya, maka Anda memiliki banyak opsi untuk berinvestasi sesuai hukum Islam. Penting juga untuk membanyak wawasan seputar investasi syariah, baik melalui buku maupun internet.

Bagikan:

Leave a Comment