Tips Investasi Reksadana Bibit yang Harus di Ketahui

Bibit merupakan salah satu aplikasi yang memudahkan anak muda masa kini menambah dan mengumpulkan cuan, salah satunya melalui reksadana.  Dengan memahami berbagai tips investasi reksadana Bibit, hal ini akan lebih mempermudah Anda mencapai tujuan investasi.

Pada dasarnya, investasi reksadana memang disarankan untuk pemula. Terlebih di aplikasi Bibit, Anda tidak perlu memulainya dengan modal yang besar. Lalu, apa saja tips yang bisa dilakukan agar tujuan investasi reksadana lebih mudah tercapai? Ini ulasannya.

Pilih Produk Reksadana yang Sesuai Tujuan Keuangan

Pastikan produk reksadana yang dipilih sesuai dengan rencana dan tujuan keuangan Anda. Salah satu cara menentukannya adalah berdasarkan jangka waktu. Adapun pada instrumen reksadana, waktu investasinya dibagi menjadi tiga.

Jika hendak berinvestasi kurang dari 5 tahun, maka ambillah reksadana jangka pendek, sedangkan 5-10 tahun disebut jangka menengah. Apabila tujuan keuangan Anda untuk 10 tahun lebih, maka pilih reksadana jangka panjang.

Produk reksadana yang disediakan Bibit adalah pasar uang, obligasi, dan saham. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengkombinasikan ketiga produk tersebut sesuai persentase yang dibutuhkan.

Umumnya, reksadana untuk jangka pendek  yang disarankan adalah pasar uang. Sedangkan untuk jangka panjang, Anda bisa memilih reksadana saham atau yang dikombinasikan dengan obligasi.

Memilih Produk yang Performanya Baik

Jika Anda sudah menentukan produk yang sesuai dengan tujuan keuangan, maka pastikan produk tersebut memiliki performa yang baik.

Bagaimana cara mengetahuinya? Jika Anda benar-benar pemula, maka disarankan untuk menggunakan fitur Robo yang disediakan Bibit. Fitur tersebut merupakan advisor yang memungkinkan Anda memilih produk reksadana sesuai profil risiko.

Sedangkan untuk melakukan pembelian manual, Anda bisa melihat menu di bagian bawah. Memilih produk reksadana sendiri bisa juga dilakukan. Namun, apabila belum terlalu percaya diri untuk membuat portofolio sendiri, sebaiknya gunakan fitur Robo saja.

Tidak perlu khawatir, fitur Robo ini akan menentukan rasio dan alokasi reksadana yang diinvestasikan sesuai dengan track record dan performa produknya yang dikenal baik.

Menggunakan Fitur Nabung Rutin

Jika Anda ingin mengetahui tips investasi reksadana Bibit yang jitu, salah satunya adalah berinvestasi secara rutin. Sebenarnya, ini merupakan trik sederhana untuk meminimalisir kerugian. Anda bisa menggunakan fitur Nabung Rutin untuk mencapai tujuan keuangan dengan reksadana.

Dengan fitur tersebut, Anda bisa langsung mengatur produk reksadana yang akan dibeli secara rutin sesuai tanggal yang dipilih. Setelah itu, Bibit akan mengirimkan notifikasi untuk pembayaran produk di tanggal tersebut. Dengan demikian, Anda tidak akan lupa untuk berinvestasi setiap bulannya.

Memahami Pola Investasi yang Dipilih

Sebaiknya, Anda tidak lupa untuk memahami pola investasi yang dilakukan. Terutama investasi jangka panjang yang tentu saja profitnya tidak instan. Anda harus terus belajar untuk memahami pola-pola tersebut.

Anda bisa memantaunya di aplikasi Bibit secara berkala. Semakin sering berinvestasi, maka polanya akan semakin terbaca.

Tidak Berlebihan dan Memaksakan Diri

Pada dasarnya, setiap jenis investasi memang membutuhkan strategi dan rencana. Bahkan untuk investasi reksadana sekalipun yang digadang-gadang sangat bagus untuk pemula. Namun, pastikan Anda melakukannya sesuai kapasitas dan kemampuan finansial masing-masing.

Sebaiknya tidak memaksakan berinvestasi dalam nominal yang sebenarnya dana tersebut dibutuhkan untuk kebutuhan yang mendesak. Namun, berbeda ceritanya jika Anda ingin menabung dana darurat di reksadana Bibit, tentunya hal tersebut bisa dilakukan.

Beberapa tips reksadana Bibit di atas bisa Anda terapkan agar tidak membuat keputusan yang salah dalam berinvestasi. Bibit bisa menjadi platform yang tepat jika memang baru terjun di dunia investasi. Pastikan Anda membuat perencanaan keuangan terlebih dahulu sebelum memulainya.

Bagikan:

Leave a Comment