Modal Usaha Warung Indomie Kekinian

Warung Indomie adalah salah satu bisnis kekinian yang menjanjikan cukup banyak keuntungan selama beberapa kurun waktu terakhir. Terlebih saat ini banyak bermunculan pelaku usaha yang menggeluti bisnis warung Indomie dengan konsep yang menyesuaikan selera kawula muda.

Walaupun bisnis warung Indomie terlihat cukup sederhana, akan tetapi anda harus melakukan perhitungan modal usaha warung Indomie kekinian yang tepat supaya bisnis dapat berjalan lancar.

Pada umumnya usaha warung Indomie memerlukan modal cukup kecil, namun mempunyai peluang laba yang besar. Bagi anda yang tertarik untuk mencobanya, simak penjelasan mengenai modal usaha warung Indomie kekinian berikut ini.

Detail Rincian Modal Usaha Warung Indomie Kekinian

1. Modal Awal

Modal usaha warung Indomie kekinian untuk awal pembukaan memang lumayan besar, namun pasti bisa kembali jika anda serius menekuninya.

Kisaran modal di bawah ini bisa berbeda sesuai dengan daerah serta tempat anda membeli perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan. Berikut ini kisaran modal awal usaha warung Indomie yang perlu anda persiapkan.

Garpu dan sendokRp 80.000
Sewa tempat 1 tahunRp 30.000.000
Mangkok 50 UnitRp 700.000
Meja dan KursiRp 3.500.000
Gas 2 x 12 KgRp 1.100.000
Gelas 50 BuahRp 500.000
Jumlah Rp 35.880.000
Modal Awal yang di Perlukan untuk Usaha Warung Indomie

Kisaran modal usaha warung Indomie kekinian awal yang dibutuhkan ini bisa lebih kecil apabila anda tidak perlu menyewa tempat dan membeli perlengkapan lain yang mungkin sudah anda miliki.

2. Biaya Operasional

Selain modal usaha warung Indomie kekinian di atas, anda juga harus menyiapkan biaya operasional dalam menjalani usaha  tersebut supaya terhindar dari resiko kerugian.

Disamping itu, biaya operasional juga bisa membantu anda dalam menentukan berapa harga jual yang cocok. Di bawah ini rincian lengkapnya.

Indomie 40 bungkus   Rp 92.500
Kopi instan 100 sachet  Rp 60.000
Sambal 3 kgRp 50.000
Telur 50 butirRp 70.000
ListrikRp 300.000
KejuRp 17.000
KornetRp 17.000
Sayuran Rp 50.000
JumlahRp 656.500
Tabel Biaya Usaha Warung Indomie

Kisaran biaya operasional di atas merupakan rincian yang diperlukan dalam waktu sehari. Sehingga untuk memperoleh nominal dalam kurun waktu sebulan, anda dapat mengalikannya dengan 30 hari.

3. Perhitungan Laba

Berdasarkan rincian modal usaha warung Indomie kekinian awal serta biaya operasional yang sudah disebutkan di atas maka anda dapat memperhitungkan laba yang akan didapat. Berikut ini perhitungannya dalam kurun waktu sehari.

Indomie + Telur10xRp 10.000Rp 100.000
Indomie Telur + Keju + Kornet10xRp 15.000Rp 150.000
Indomie Kornet + Telur20xRp 13.000Rp 260.000
Telur Dadar20xRp 5.000Rp 100.000
Telur Omelette20xRp 15.000Rp 300.000
Kopi 70Rp 5.000Rp 350.000
Omset Per Hari Rp 1.260.000
Perhitungan Laba Usaha Indomie

Perkiraan omset yang didapatkan dalam kurun waktu sehari di atas masih dalam laba kotor. Sehingga, besaran laba bersih usaha yang dapat anda peroleh setiap harinya bisa dihitung dengan 1.260.000 –656.500.000 = Rp 603.500. Jika anda menghitung laba bersih setiap bulannya maka tinggal mengalikannya saja. Yakni 603.500 x 30 = Rp 18.105.500.  Cukup banyak bukan?

Demikian ulasan mengenai modal usaha warung Indomie kekinian yang bisa menjadi gambaran bagi anda yang ingin  memulai usaha warung kekinian. Perhitungan di atas tentu hanya sebagai gambaran saja.

Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi anda baik pemilihan lokasi usaha, pasar tempat anda berbelanja bahan baku untuk menjalankan usaha dan berapa porsi anda bisa menjual dagangan anda setiap harinya.

Bagikan:

Leave a Comment